Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Nias Barat Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Nias Barat Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026

Foto bersama dengan Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Nias Barat serta Peserta kegiatan P2P

Nias Barat, 18 Juni 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nias Barat melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Nias Barat, Kamis (18/06/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu secara partisipatif.

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain pemilih pemula, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Nias Barat berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas penyelenggara, melainkan tanggung jawab bersama demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Barat, Ir. Toni Kustianto Gulo, C.Med, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Romson Poskoro Purba, S.T., S.H., serta seluruh peserta yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026.

Sambutan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Barat Ir. Toni Kustianto Gulo, C.Med

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam memperluas gerakan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Melalui pendidikan dan pembekalan yang diberikan, diharapkan para peserta dapat menjadi agen pengawasan yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi serta turut mengawal pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Pada kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Romson Poskoro Purba, ST., S.H. memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa tema kegiatan, “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat,” merupakan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawal proses demokrasi.

Pengarahan dan Pembukaan kegiatan secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Romson Poskoro Purba, ST., S.H.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Pemilu yang berkualitas. Oleh karena itu, Bawaslu mengharapkan kehadiran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan informasi, melakukan pengawasan, serta membantu Bawaslu dalam memastikan terpilihnya pemimpin yang memiliki integritas dan mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah.

Selanjutnya, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Nias Barat bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan mengenai tugas dan fungsi Bawaslu, pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan Pemilu, bentuk-bentuk pelanggaran Pemilu yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan sengketa Pemilu.

Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya membangun budaya pengawasan partisipatif sejak dini, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga menjadi pengawas yang aktif dan bertanggung jawab dalam menjaga integritas demokrasi.

Peserta P2P

Setelah sesi penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi. Masing-masing kelompok diberikan studi kasus terkait pengawasan Pemilu untuk dianalisis dan didiskusikan bersama. Melalui metode ini, peserta diajak untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran, merumuskan langkah-langkah pencegahan, serta menyampaikan hasil pembahasannya melalui presentasi kelompok di hadapan seluruh peserta.

Kegiatan diskusi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta. Berbagai pandangan, pengalaman, serta gagasan konstruktif muncul dalam setiap sesi, yang menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 ini, Bawaslu Kabupaten Nias Barat berharap seluruh peserta dapat menjadi pelopor pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat luas sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya keterlibatan dalam pengawasan Pemilu.

Selain itu, peserta diharapkan mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam melakukan pencegahan pelanggaran, menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran Pemilu, serta turut mengawal setiap tahapan Pemilu 2029 agar berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dengan semangat kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat, diharapkan terwujud Pemilu 2029 yang bermartabat, berintegritas, dan demokratis.

Humas Bawaslu Nias Barat