Bawaslu Kabupaten Nias Barat Ikuti Bedah Buku “Catatan Jurnalis Pemilu” Secara Daring
|
Nias Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nias Barat menghadiri kegiatan bedah buku Catatan Jurnalis Pemilu: Sejarah Keserentakan Pertama Terbesar di Dunia melalui Zoom Meeting, Kamis (14/8/2025). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Konsolidasi Nasional Media Massa yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI bersama Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPPD) dalam rangka Penguatan Pemberitaan Pengawasan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024.
Buku karya jurnalis senior Rusdiyono dari Info Indonesia tersebut menjadi refleksi kritis sekaligus dokumentasi perjalanan pelaksanaan Pemilu serentak terbesar dalam sejarah demokrasi dunia. Menghadirkan 16 sub-judul, buku ini dirangkai dari pengalaman langsung penulis saat menjadi narasumber di dua forum Konsolidasi Media Nasional Bawaslu RI.
Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Barat, Toni Kustianto Gulo, menilai kegiatan ini sebagai momen strategis untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan media massa. “Kita dapat belajar dari pengalaman daerah lain dalam membangun kemitraan strategis, guna menciptakan ruang informasi publik yang transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Bedah buku ini tak hanya membahas isi karya Rusdiyono, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi antara KPPD dan Bawaslu di seluruh tingkatan. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pentingnya kolaborasi media nasional dan lokal untuk mencerdaskan politik masyarakat sekaligus menjaga integritas proses pemilu.
Materi tambahan disampaikan oleh Dian Dewi P dari Harian Kompas dengan topik Evaluasi dan Proyeksi Masa Depan Pengawasan Pemilu. Ia menyoroti paradoks pelaksanaan pemilu, di mana jumlah pelanggaran menurun secara kuantitatif namun pelanggaran etik justru meningkat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kualitas SDM pengawas ad hoc dan efektivitas regulasi yang berlaku.
Menurut Dian, masyarakat mengharapkan pengawasan pemilu yang berkembang secara kualitas, bukan sekadar formalitas administratif. “Pengawasan yang kuat dan bermutu akan melahirkan pemimpin berintegritas serta demokrasi yang lebih substantif,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Divisi yang membidangi Kehumasan, Kepala Sub Bagian dan Staf yang membidangi Kehumasan seluruh Indonesia.
Humas Bawaslu Kabupaten Nias Barat